Tuesday : 04:55:15

logo JPMI bali

Munculnya Startup Unicorn di Indonesia

Redaktur | February 9, 2018 | BERITA JPMI

Semangat pagi.. sahabat JPMI., setelah sebelumnya kita sudah kenalana sama yang namanya bisnis Stratup. Nah sekarang JPMI mau gasih info nih.. perkembangan perusahaaan Indonesia yang masuk kedalam kategori Startup Unicorn. Unicorn merupakan gelar yang diberikan pada suatu startup yang memiliki nilai valuasi (nilai dari suatu startup, bukan sekedar pendanaan yang diraih dari investor) lebih dari $1 miliar. Wah.. Kreen yah perusahaan yang baru berdiri beberapa tahun saja sudah mempunyai valuasi sampe 1$ milliar WOW.., sudah mengungguli Garuda Indonesia yang sudah ada sejak 1947 dan mengoperasikan 197 pesawat, hanya dihargai 12,3 triliun rupiah. Blue Bird yang memiliki sekitar 27 ribu taksi reguler dan ribuan taksi eksekutif serta limosin hanya dinilai 9,8 triliun rupiah.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika itu, ingin melihat Indonesia memiliki lima startup “Unicorn” hingga 2019. Ini merupakan salah satu rangkaian dari target seribu startup yang ingin diciptakan pemerintah pada 2020 mendatang. Suatu target, yang jika pun melihat penetrasi internet Indonesia, sesungguhnya terlalu ambisius.”Kami percaya diri punya lebih dari lima ‘Unicorn’,” ucap Rudiantara dalam acara Digital Economic Briefing yang diadakan oleh Tempo-Indosat Ooredoo, Kamis (16/11) kemarin sebagaimana dikutip dari Antara.Beberapa saat sebelum diskusi ekonomi digital dilakukan, Indonesia diketahui telah memiliki tiga startup bergelar “Unicorn”. Unicorn merupakan gelar yang diberikan pada suatu startup yang memiliki nilai valuasi (nilai dari suatu startup, bukan sekedar pendanaan yang diraih dari investor) lebih dari $1 miliar. Ketiga startup itu ialah Go-Jek, Tokopedia, dan Traveloka.

Pada acara tersebut, Chief Executive Officer Bukalapak, Achmad Zaky, memberi kejutan bahwa perusahaan yang didirikannya telah sukses meraih gelar “Unicorn” menyusul tiga startup Indonesia lain. Masuknya Bukalapak dalam jajaran “Unicorn”. Gojek merupakan startup pertama asal Indonesia yang mendapat gelar “Unicorn”. Gojek, memantapkan diri sebagai “Unicorn” tepat pada 4 Agustus 2016 lalu selepas menerima pendanaan senilai $550 juta dari konsorsium 8 investor yang digawangi oleh Sequoia Capital dan Warbrug. Startup kedua asal Indonesia yang menjadi “Unicorn” ialah Tokopedia. Data yang dijabarkan dariCrunchbase mengungkapkan bahwa layanan online market place tersebut, kini secara keseluruhan telah memperoleh pendanaan senilai $1,347 miliar.Startup Indonesia ketiga yang menjadi “Unicorn” ialah Traveloka. Layanan penjualan tiket online itu, menyandang gelar “Unicorn” selepas Expedia, layanan sejenis yang populer di luar negeri, mengucurkan dana senilai $350 juta pada 27 Juli 2017 lalu.